Pengertian WHM, Fungsi dan Kegunaaanya - Anontekno

Pengertian WHM, Fungsi dan Kegunaaanya

whm

Apa Itu WHM?

Untuk yang belum familiar dengan web hosting, tentu akan  bingung apa itu WHM? Web Host Manager, ataupun yang disingkat WHM, merupakan control dashboard yang akan memudahkan user dalam mengatur bermacam situs berplatform cPanel.

Di postingan ini, kita akan mangulas seluruh hal mengenai WHM bersama keuntungannya dalam manajemen website.

Kenapa Memakai WHM (Web Host Manager)?

Berikut sebagian alibi kenapa WHM merupakan pilihan yang pas untuk mengatur banyak website:

  1. Lebih aman. Dengan memakai cPanel yang berbeda- beda untuk tiap situs, kerentanan kepada kegiatan peretasan akan amat sedikit. Misalnya, bila ada satu domain yang diretas, domain( website) yang lain senantiasa aman aman.
  2. Manajemen yang lebih bagus. Mengawasi seluruh kegiatan di website serta berpindah dari satu cPanel ke cPanel yang lain dengan gampang. Dengan WHM, Kamu juga dapat mengontrol bandwidth serta disk ruang tiap account.
  3. Jadi reseller hosting. Mengerti kah Kamu jika dengan WHM, Kamu bisa mendapatkan pemasukan sebagai reseller hosting? Bikin account cPanel terkini serta jual pada user lain.
  4. Cocok untuk branding. Interface WHM yang istimewa juga dapat jadi kelebihan untuk membranding bisnis Kamu.

Fungsi dan Kegunaan WHM?

Berikut sebagian fungsi serta kegunaan penting dari WHM:

Membuat, Menghapus, ataupun Menangguhkan Akun

Dengan Web Host Manager, Kamu dapat menambahkan banyak account cPanel serta membuat halaman default untuk masing- masing account.

Buka Account Functions serta lengkapi informasi ataupun informasi yang diminta, tercantum perinci domain, pengaturan DNS, serta preferensi mail routing. Setelah itu, klik Create.

Bila salah satu klien melanggar persetujuan ataupun periode berlaku account telah selesai, Kamu dapat menghapus ataupun menangguhkan akunnya lewat menu List Accounts.

Memantau Server

Seluruh kegiatan di server bisa dipantau lewat WHM. Misalnya, Process Manager akan melacak seluruh sistem yang berjalan di server.

Tidak hanya itu, juga ada Service Manager untuk mengatur layanan serta kegiatan latar belakang (background activity).

Terakhir, Current Disk Usage akan membuktikan berapa banyak kapasitas yang sedang tersisa di ruang penyimpanan dan kegunaannya.

Mengontrol Beberapa Paket Hosting

Bila nantinya Kamu menjalankan bidang usaha reseller hosting, Kamu harus sediakan bermacam paket hosting dengan kapasitas yang berbeda- beda. Biayanya juga bermacam- macam. Nah, dengan WHM, Kamu leluasa memastikan pembagian ruang penyimpanan ataupun storage.

WHM juga memberikan keringanan untuk mengupgrade domain tanpa harus memindahkan seluruh file.

Mentransfer File

Misalnya, klien telah memiliki website yang dionlinekan di provider hosting lain. Kamu dapat membantunya memindahkan file dari remote server ke hosting Kamu.

Memodifikasi Brand untuk Bidang usaha Reseller Hosting

Bidang usaha harus orisinil. Begitu juga dengan bidang usaha Kamu meski beroperasi di aspek reselling hosting.

Dengan WHM, Kamu dapat mempunyai logo sendiri, link pemilihan, style tampilan cPanel, serta profil umum perseroan. Pengaturan serta pilihan ini ada di tab cPanel->Customization.

Market Provider Manager

Maanfaatkan fitur ini untuk mengatur serta menunjukkan produk yang bisa dibeli konsumen lewat cPanel mereka, misalnya sertifikat SSL multi- year ataupun paket upgrade.

Manajemen Sertifikat SSL

Walaupun reseller, Anda menyediakan layanan hosting. Nyatanya klien menginginkan seluruh fitur serta tool ada di layanan Kamu, termasuk SSL. Di WHM, ada fitur untuk menginstall serta mengaturnya. Fitur ini dapat Kamu jumpai di tab SSL atau TLS.

Mengaktifkan cPHulk untuk Keamanan

Mengaktifkan cPHulk akan mengamankan seluruh domain dari serangan pihak luar. cPHulk akan menghalangi akses yang memaksa( force) masuk ke cPanel.

Melakukan Backup serta mengembalikan File

Backup otomatis bisa diaktifkan di satu ataupun seluruh account di server. Informasi setelah itu akan diunggah ke penyimpanan remote, seperti Google Drive, WebDAV, dan lain- lain.

Pengaturan backup serta juga fitur pemulihan ada di tab Backup.

Sediakan CMS untuk Pengguna cPanel

Kami sarankan Kamu sediakan sebagian alternatif CMS supaya user dapat menginstall sistem manajemen konten yang mereka mau. Fungsi ini bisa diaktifkan lewat Manage cPAddons Site Software.

Modifikasi

Ada banyak fitur untuk menaikkan ataupun merombak berbagai hal di server, misalnya proteksi terhadap spam, tema default untuk laman login, serta pemberitahuan berupa peringatan.

Plugin untuk cPanel

cPanel cocok dengan plugin seperti Munin( server monitor), ClamAV( proteksi terhadap virus), serta Solr( teks indeks). Seluruh plugin ini dapat ditambahkan lewat menu Manage Plugins.

Kesimpulan

Saat ini Kamu telah tahu apa itu WHM. WHM merupakan tool yang powerful untuk mengatur banyak website sekaligus. WHM juga berikan kesempatan usernya jadi reseller hosting.

Ada bermacam fungsi serta fitur Website Host Manager yang akan memberikan kontrol penuh kepada manajemen banyak situs.

Mudah- mudahan postingan ini telah lebih dari cukup dalam memaparkan apa itu WHM bersama fungsinya dalam manajemen website.